Kita semua tahu bahwa panasnya musim panas bisa membuat kita mendambakan minuman dingin yang segar, dan apa yang lebih baik daripada kopi es untuk mendinginkan tubuh sambil tetap mendapatkan dorongan kafein yang kita sukai?
Dengan begitu banyak jenis kopi es di luar sana, mudah sekali merasa bingung. Tapi jangan khawatir, kami siap membantu! Hari ini, mari kita jelajahi dua kategori utama kopi es dan cara pembuatannya. Kami akan membahas secara spesifik setiap jenis sehingga kalian bisa menemukan yang paling cocok dengan selera kalian di musim panas ini.
Kategori 1: Kopi Cold Brew
Kopi cold brew dibuat dengan mengekstraksi bubuk kopi menggunakan air dingin, biasanya di bawah 10°C, selama beberapa jam. Proses ekstraksi yang lambat ini menghasilkan kopi yang manis, lembut, dan rendah asam.
a. Kopi Drip Es
Kopi drip es dibuat dengan meneteskan air dingin secara perlahan ke atas bubuk kopi yang diletakkan di filter. Proses ini biasanya memakan waktu sekitar 3 hingga 5 jam untuk mengekstraksi rasa, dan hasilnya adalah secangkir kopi es yang halus dan manis. Kami merekomendasikan rasio kopi dan air sebesar 1:8 (dengan berat es sebagai referensi), yang memberikan rasa kaya dan manis. Jika kalian ingin rasa yang kurang pekat, kalian bisa menggunakan rasio 1:15. Dibandingkan dengan kopi pour-over panas, kopi drip es cenderung lebih manis, dengan tubuh yang lebih penuh dan asam yang lebih rendah. Jika kalian mencari kopi es yang manis, ini adalah pilihan terbaik!
b. Kopi Steeped Es
Untuk kopi steeped es, bubuk kopi diletakkan dalam botol berisi air suhu ruangan dan dibiarkan meresap di kulkas selama sekitar 8 hingga 12 jam. Metode ini sangat sederhana—cukup siapkan malam sebelumnya, dan kalian akan memiliki kopi es yang siap keesokan harinya! Rasio kopi dan air untuk kopi steeped es adalah 1:15, yang setara dengan rasio tipikal untuk kopi pour-over. Hasil seduhannya memiliki asam rendah dan rasa yang kaya serta halus, tetapi sedikit keruh dibandingkan dengan kopi drip es. Jika kalian mencari kopi es yang paling mudah dibuat, ini juaranya.
Kategori 2: Kopi Seduh Panas dengan Es
Kategori ini mencakup kopi es yang dibuat dengan menyeduh kopi panas lalu menambahkan es untuk mendinginkannya. Ini adalah metode yang lebih cepat dibandingkan cold brew dan menghasilkan kopi yang lebih bold dan sedikit lebih asam.
c. Kopi Pour-Over Es
Untuk kopi pour-over es, kami menyeduh kopi menggunakan metode pour-over tradisional, tetapi kami meletakkan es di wadah bawah terlebih dahulu. Berat es sebaiknya sekitar setengah dari jumlah kopi yang ingin diseduh. Misalnya, jika kalian ingin 300 gram kopi es, kalian memerlukan 150 gram es. Rasio kopi dan air untuk pour-over es biasanya 1:6, yang memberikan seduhan yang seimbang. Waktu penyeduhan sekitar 2 menit 30 detik, dan kami merekomendasikan menuangkan air secara perlahan untuk memastikan kopi terekstraksi dengan baik. Metode ini menghasilkan rasa yang cerah, asam, dengan nada buah yang jelas, dan ini adalah salah satu cara tercepat untuk menikmati kopi es!
d. Iced Americano
Iced Americano dibuat dengan menyeduh espresso lalu menambahkan es dan air dingin. Untuk mendapatkan shot espresso yang sempurna, rasio kopi dan air sekitar 1:2 (18 gram bubuk kopi menghasilkan 36 gram espresso). Dibandingkan dengan kopi cold brew, iced Americano memiliki tubuh yang lebih ringan dan asam yang lebih menonjol. Ini adalah pilihan yang bagus bagi mereka yang menyukai rasa kopi yang lebih kuat dan robust. Namun, kalian memerlukan mesin espresso untuk membuat minuman ini, jadi mungkin tidak terlalu mudah jika kalian tidak memiliki peralatan yang tepat.
Faktor yang Mempengaruhi Tingkat Ekstraksi
Dalam hal ekstraksi kopi, ada empat faktor utama yang perlu diperhatikan: suhu air, ukuran gilingan, waktu penyeduhan, dan tingkat pemanggangan. Mari kita bandingkan dengan kopi pour-over panas biasa:
• Kopi cold brew (Kategori 1) menggunakan suhu air yang lebih rendah (sekitar 4-10°C) dan waktu penyeduhan yang lebih lama (3-8 jam).
• Kopi seduh panas dengan es (Kategori 2) biasanya menggunakan gilingan yang lebih halus dan rasio kopi dan air yang lebih rendah, yang meningkatkan konsentrasi kopi.
Kesimpulan: Kopi Es Mana yang Cocok untuk Kalian?
Sekarang setelah kita menjelajahi berbagai jenis kopi es, saatnya kalian memutuskan mana yang jadi favorit. Apakah kalian lebih suka rasa manis dan lembut dari kopi cold brew atau asam cerah dari kopi pour-over es, ada kopi es yang sempurna untuk setiap selera. Jadi, tunggu apa lagi? Ambil bubuk kopi, es, dan mulai menyeduh! Beri tahu kami kopi es mana yang akan kalian coba pertama kali. Selamat menyeduh, Lykkers!
Semoga penjelasan ini membantu kalian memahami berbagai jenis kopi es dengan lebih baik. Lain kali kalian ingin menikmati cold brew, kalian akan tahu persis apa yang harus dicari!
3 ICED COFFEES That are Better than Starbucks | Delicious Dupes