Resep Roti Susu
Farzan Gunadi
| 05-03-2026

· Food Team
Jika Anda penggemar roti buatan sendiri, Anda pasti tahu bahwa membuat roti yang sempurna bisa jadi sedikit menantang. Tapi tenang saja, resep roti susu super elastis ini benar-benar sepadan dengan usaha yang Anda keluarkan!
Memang membutuhkan waktu dan beberapa langkah tambahan dibandingkan resep biasa, namun hasil akhirnya layak untuk dinikmati, roti ini begitu lembut, aromanya menggoda, dan teksturnya bisa ditarik panjang seperti keju leleh. Mari kita simak cara membuat roti susu viral ini yang cocok untuk siapa saja yang ingin mencoba pengalaman memanggang yang istimewa!
Bahan-Bahan yang Dibutuhkan
Untuk membuat roti susu super elastis ini, siapkan bahan-bahan berikut:
- 230 gram susu dingin (lebih baik jika menggunakan susu dari lemari es)
- 1 butir telur dingin
- 430 gram tepung protein tinggi
- 5 gram ragi instan
- 4 gram garam
- 60 gram mentega suhu ruang (lembut)
- 70 gram gula pasir
- 30 gram susu bubuk
- Untuk olesan dan topping: 1 butir telur (kocok lepas) dan wijen putih secukupnya
Langkah 1: Membuat Adonan
Dinginkan mangkuk mixer atau wadah besar terlebih dahulu agar adonan tetap segar. Masukkan semua bahan kecuali garam, mentega, dan bahan topping ke dalam mangkuk.
Mulailah menguleni adonan selama kurang lebih 4 menit. Setelah 2 menit pertama, tambahkan garam sedikit demi sedikit melalui lubang kecil jika Anda menggunakan mixer. Setelah 4 menit, masukkan mentega yang sudah lembut dan lanjutkan menguleni selama 4 menit lagi hingga adonan terasa halus, lentur, dan tidak lengket.
Setelah adonan siap, bentuk menjadi bulatan besar, tutup dengan plastik wrap, dan diamkan hingga mengembang dua kali lipat dari ukuran awal. Proses fermentasi penting untuk mendapatkan tekstur roti yang diinginkan.
Langkah 2: Membentuk Adonan
Setelah adonan mengembang, kempiskan dan bagi menjadi 20 bagian yang sama besar. Bentuk masing-masing bagian menjadi bulatan, lalu tutup kembali dengan plastik agar tidak kering. Diamkan selama beberapa saat untuk memberi waktu adonan beristirahat.
Kemudian, ambil satu per satu bulatan dan gilas menjadi bentuk segitiga memanjang. Bentuk ini penting agar tekstur akhir roti menjadi lebih berlapis dan bisa ditarik dengan cantik.
Langkah 3: Menggulung Adonan
Ambil satu segitiga adonan, tekan bagian ujungnya dengan jari agar rata, lalu gulung dari bagian bawah ke atas membentuk silinder kecil. Lakukan langkah ini pada semua adonan dan pastikan setiap gulungan ditutup kembali dengan plastik wrap agar tidak mengering. Bila kondisi ruangan cukup hangat, Anda bisa menyimpan adonan di kulkas sejenak agar proses fermentasi tidak berlangsung terlalu cepat.
Langkah 4: Menata di Loyang
Setelah semua adonan digulung, siapkan loyang persegi berukuran 28x28 cm. Susun gulungan adonan di dalam loyang dengan pola diagonal: 1/2/3/4/4/3/2/1 (seperti tampilan segitiga simetris). Susunan ini tidak hanya membantu pemanggangan merata, tetapi juga memberikan tampilan roti yang menarik saat matang.
Letakkan mangkuk berisi air panas di dalam oven bersama loyang untuk menciptakan suasana lembap dan hangat, sangat ideal untuk proses fermentasi kedua.
Langkah 5: Fermentasi Akhir
Biarkan adonan dalam oven bersama uap hangat tadi hingga mengembang dua kali lipat lagi. Setelah mengembang sempurna, keluarkan loyang dan panaskan oven hingga suhu 160°C.
Olesi permukaan roti dengan telur kocok secara merata. Taburkan biji wijen putih di atasnya untuk menambah aroma dan kerenyahan saat digigit.
Langkah 6: Panggang Hingga Matang
Letakkan loyang pada rak bagian tengah bawah oven, lalu panggang selama kurang lebih 30 menit. Perhatikan permukaan roti, jika terlihat terlalu cepat kecokelatan di 10 menit terakhir, tutup permukaannya dengan aluminium foil agar tidak gosong.
Langkah 7: Nikmati Kelezatan dan Kelenturannya!
Setelah matang, angkat roti dari oven dan diamkan sebentar. Saat Anda menarik roti dengan tangan, Anda akan langsung melihat teksturnya yang sangat lentur seperti keju leleh! Roti ini tidak hanya enak disantap langsung, tapi juga cocok dijadikan isian sandwich atau disantap bersama selai favorit Anda.
Membuat roti susu super elastis ini memang membutuhkan ketelitian dan kesabaran, tetapi hasilnya benar-benar memuaskan. Tekstur lembut, aroma harum, dan sensasi saat menarik roti yang memanjang seperti benang keju benar-benar bikin ketagihan!