Menurunkan Berat Badan
Farzan Gunadi
| 22-02-2026

· Food Team
Memasuki musim semi, banyak orang mulai fokus pada penurunan berat badan agar bisa tampil lebih percaya diri dalam pakaian yang lebih ringan. Namun, menurunkan berat badan bukan hanya soal angka di timbangan, yang paling penting adalah melakukannya dengan cara yang sehat, aman, dan berkelanjutan.
Baru-baru ini, Komisi Kesehatan Nasional Tiongkok merilis Panduan Gizi Obesitas Dewasa 2024 yang berisi strategi ilmiah untuk menurunkan berat badan secara efektif. Inilah saat yang tepat untuk memahami langkah-langkah praktis dalam mencapai tubuh ideal tanpa mengorbankan kesehatan.
Makanan Apa yang Dianjurkan Saat Diet?
Apa yang Anda masukkan ke dalam piring punya dampak besar terhadap proses penurunan berat badan. Berikut rekomendasi utama dari panduan terbaru:
• Pilih biji-bijian utuh:
Gantilah nasi putih atau roti putih dengan beras merah, oats, atau roti gandum utuh. Kandungan serat dan nutrisinya membantu merasa kenyang lebih lama dan mengontrol nafsu makan.
• Perbanyak buah dan sayuran:
Konsumsilah buah-buahan dan sayuran segar setiap hari. Perhatikan jenis buah yang mengandung kadar gula tinggi atau sayuran yang terlalu bertepung karena bisa menambah asupan kalori tanpa disadari.
• Konsumsi protein rendah lemak:
Pilih daging ayam tanpa kulit, ikan, dan udang sebagai sumber protein utama. Protein sangat penting untuk menjaga massa otot selama proses penurunan berat badan.
• Gunakan produk susu rendah lemak:
Pilih susu skim, yogurt rendah lemak, dan keju ringan agar tetap mendapatkan kalsium tanpa tambahan lemak berlebih.
Makanan yang Sebaiknya Dibatasi
Selain memilih makanan yang tepat, Anda juga perlu menghindari jenis makanan yang bisa menggagalkan usaha penurunan berat badan:
• Hindari makanan tinggi kalori:
Kurangi makanan yang digoreng, kue manis, camilan tinggi gula, dan daging berlemak. Jenis makanan ini umumnya tinggi kalori namun miskin nutrisi.
• Kurangi garam dan gula berlebih:
Batasi konsumsi garam harian maksimal 5 gram, serta minyak 20–25 gram. Untuk gula tambahan, usahakan tidak melebihi 25 gram per hari.
Berapa Banyak yang Boleh Dimakan?
Menyesuaikan jumlah kalori yang dikonsumsi setiap hari sangat penting untuk keberhasilan program diet Anda. Berikut beberapa cara menghitungnya:
• Metode 1:
Kurangi total asupan kalori sebesar 30–50%, atau sekitar 500–1000 kalori per hari, tergantung dari kondisi tubuh dan target penurunan berat badan.
• Metode 2:
Bagi yang mengalami kelebihan berat badan, disarankan untuk mengonsumsi 80–85% dari kebutuhan energi harian sesuai tingkat aktivitas fisik.
• Metode 3:
Untuk menghitung kebutuhan energi ideal, kurangi angka 105 dari tinggi badan Anda dalam cm, lalu kalikan dengan faktor energi antara 15–35 kalori/kg tergantung tingkat aktivitas harian Anda.
4 Strategi Ampuh Menurunkan Berat Badan
Panduan ini menekankan empat kebiasaan penting untuk menjaga berat badan turun secara konsisten:
1. Makan teratur:
Jangan melewatkan sarapan. Makanlah pada jam yang konsisten, dan usahakan makan malam sebelum pukul 19.00. Setelah makan malam, hindari konsumsi makanan lagi, cukup minum air putih.
2. Kurangi camilan dan minuman manis:
Kurangi konsumsi minuman manis seperti soda atau teh manis, serta camilan tinggi gula. Jika lapar di antara waktu makan, pilih buah segar atau kacang tanpa garam sebagai alternatif.
3. Makan perlahan dan penuh kesadaran:
Mengunyah makanan dengan lambat memberi waktu bagi tubuh untuk mengenali rasa kenyang, sehingga Anda bisa makan dalam porsi yang lebih terkendali.
4. Atur urutan makan:
Mulai makan dengan sayur terlebih dahulu, lanjutkan dengan protein, dan terakhir baru konsumsi karbohidrat. Ini bisa membuat Anda merasa kenyang lebih cepat dan otomatis mengurangi porsi nasi atau makanan berkalori tinggi.
Pola Hidup Sehat: Lebih dari Sekadar Makanan
Menurunkan berat badan bukan hanya soal makan. Aktivitas fisik dan waktu istirahat juga sangat berpengaruh.
• Tidur cukup dan teratur:
Tidur yang tidak cukup dapat mengganggu keseimbangan hormon dan memperlambat metabolisme. Usahakan tidur selama 7 jam setiap malam dengan pola tidur yang teratur.
• Rutin berolahraga:
Lakukan latihan aerobik seperti berjalan cepat, bersepeda, atau berenang selama 150–300 menit per minggu. Tambahkan latihan kekuatan 2–3 kali seminggu untuk menjaga massa otot dan mempercepat metabolisme.
• Kurangi waktu duduk:
Jika pekerjaan mengharuskan duduk berjam-jam, usahakan berdiri atau berjalan ringan setiap satu jam sekali. Gerakan kecil tetap berdampak besar bagi pembakaran kalori harian.
Penurunan berat badan yang terlalu cepat justru bisa berdampak buruk. Target ideal adalah menurunkan 5–10% dari berat badan saat ini dalam waktu enam bulan. Ini setara dengan penurunan 2–4 kg per bulan, angka yang realistis dan aman. Dengan mengikuti panduan ini, Anda tidak hanya akan mencapai berat badan ideal, tetapi juga menjaga kesehatan secara menyeluruh. Ingat, kunci utamanya adalah kesabaran, disiplin, dan komitmen terhadap perubahan gaya hidup yang lebih sehat.