Resep Cupcake Kertas
Denny Kusuma
Denny Kusuma
| 25-09-2025
Food Team · Food Team
Resep Cupcake Kertas
Siapa yang tidak suka cupcake? Kelembutan dan rasa manisnya bisa langsung memberikan kebahagiaan dalam setiap gigitan. ut!
Kali ini, kami akan membuat cupcake kertas yang lembut dan empuk, menggunakan resep adonan yang sama dengan chiffon cake ukuran 8 inci. Jadi, ini adalah adonan yang sama, hanya saja dipanggang dalam cup-cup kecil yang im
Anak kami sudah beberapa hari meminta untuk membuat cupcake ini, jadi mari kita ikuti proyek manis ini bersama-sama, Lykkers!

Bahan-Bahan yang Dibutuhkan

- Untuk membuat sekitar 12 cupcake ukuran medium, Anda akan memerlukan bahan-bahan berikut:
- Telur (sekitar 60g per butir): 5 butir
- Gula (untuk kuning telur): 25g (opsional, jika Anda ingin rasa yang tidak terlalu manis)
- Minyak jagung (atau minyak netral lainnya): 40g
- Susu full cream (atau air): 40g
-Tepung terigu rendah protein (tepung kue): 85g
- Gula (untuk putih telur): 50g, dibagi menjadi 3 tahap
Resep Cupcake Kertas

Langkah-Langkah Pembuatan

Pisahkan Telur dengan Benar
Langkah pertama yang sangat penting adalah memisahkan putih dan kuning telur ke dalam dua mangkuk yang bersih. Pastikan tidak ada sedikit pun kuning telur yang tercampur dengan putih telur, karena ini bisa memengaruhi hasil pengocokan nantinya. Bagi yang masih pemula dalam hal ini, bisa menggunakan alat pemisah telur atau memecah telur di mangkuk kecil terlebih dahulu sebelum dipindahkan ke mangkuk utama.
Mencampur Kuning Telur
Masukkan 25g gula (opsional), 40g minyak, dan 40g susu ke dalam mangkuk kuning telur. Aduk menggunakan whisk manual hingga semua bahan tercampur rata. Tidak perlu menggunakan teknik khusus di sini, cukup aduk sampai tercampur dengan baik.
Masukkan Tepung Terigu
Selanjutnya, ayak 85g tepung terigu ke dalam campuran kuning telur. Jangan lewatkan proses penayangan tepung ini agar adonan lebih halus dan bebas dari gumpalan. Aduk adonan dengan gerakan berbentuk huruf Z hingga semuanya tercampur rata.
Mengocok Putih Telur
Saat mengocok putih telur, pastikan mangkuk dan pengocoknya bersih dan kering, jangan ada air atau minyak sedikit pun. Mulailah mengocok putih telur hingga terbentuk gelembung besar. Setelah itu, tambahkan sepertiga dari 50g gula yang sudah disiapkan. Teruskan mengocok hingga gelembung-gelembungnya mulai mengecil, lalu tambahkan sepertiga gula lagi. Ketika garis-garis halus mulai terbentuk, tambahkan sisa gula terakhir.
Jika Anda ingin hasil lebih maksimal, bisa menambahkan beberapa tetes air jeruk nipis atau cuka untuk menghilangkan bau amis telur, dan sedikit tepung maizena untuk menstabilkan busa. Hasil akhirnya harus berupa puncak kaku, ketika Anda mengangkat pengocok, busa harus tegak dan tidak jatuh. Jika ingin lebih percaya diri, coba balikkan mangkuk, busa tersebut seharusnya tidak bergerak.
Mencampur Kedua Adonan
Ambil sepertiga dari putih telur yang sudah dikocok dan lipatkan perlahan ke dalam adonan kuning telur. Aduk hingga tercampur rata, meskipun akan sedikit kempis. Kemudian, tuangkan kembali campuran ini ke dalam sisa putih telur dan lipat secara perlahan, seperti sedang menumis sayuran dalam wajan. Hati-hati, jangan sampai adonan menjadi cair, kita ingin menjaga udara tetap terperangkap agar teksturnya tetap ringan dan empuk.
Panaskan Oven
Saatnya menyiapkan oven! Panaskan oven Anda terlebih dahulu pada suhu 150°C (302°F) selama sekitar 5 menit. Sementara itu, siapkan cup kertas untuk adonan, ukuran medium akan lebih ideal. Agar pengisian adonan lebih bersih dan rapi, Anda bisa menggunakan kantong plastik yang ujungnya dipotong atau kantong piping.
Isi setiap cup sekitar 80–90% penuh dengan adonan.
Waktunya Memanggang!
Letakkan cup-cup berisi adonan di rak bagian bawah oven. Jika oven Anda memiliki tiga rak, gunakan rak paling bawah; jika ada empat, pilih rak yang kedua dari bawah. Panggang pada suhu 150°C (302°F) selama 50 menit. Jika Anda khawatir tentang permukaan yang pecah, Anda bisa memanggangnya dalam dua fase: panggang pada suhu 130°C selama 25 menit pertama, lalu lanjutkan dengan suhu 150°C selama 25 menit berikutnya. Ingat, setiap oven punya karakteristik yang berbeda, jadi pastikan untuk mengawasi cupcake Anda pada percobaan pertama.
Segera Keluar dari Oven
Aroma yang tercium akan membuat seluruh rumah Anda wangi! Setelah bagian atas cupcake berwarna keemasan dan permukaannya kenyal, angkat dari oven. Ketuk perlahan loyang di atas meja agar uap keluar, ini membantu mencegah cupcake menjadi kempis setelah dipanggang. Kemudian, pindahkan cupcake ke rak pendingin. Untuk tekstur yang lebih ringan dan lebih empuk, Anda bisa membalikkan cupcake selama proses pendinginan.

Saatnya Menikmati!

Inilah dia, cupcake kertas yang cantik, lembut, dan tentu saja, tak bisa ditolak! Rasanya yang manis dan teksturnya yang ringan pasti akan memanjakan siapa saja yang mencicipinya. Cocok untuk anak-anak, tamu, atau bahkan untuk menemani waktu santai Anda di sore hari.
Apa rasa cupcake favorit Anda? Apakah Anda suka menambahkan topping seperti krim kocok atau buah segar? Cobalah resep ini dan bagikan pengalaman Anda bersama kami. Jangan lupa untuk menandai kami jika Anda membagikan hasil kreasi Anda, kami akan senang sekali melihat hasil baking Anda!