Opor vs Lodho
Delvin Wijaya
| 27-10-2025

· Food Team
Hi, Lykkers! Masakan ayam memang punya banyak versi di Nusantara, dan dua di antaranya yang paling populer adalah ayam opor dan ayam lodho.
Sekilas keduanya mirip, sama-sama menggunakan santan dan rempah, tapi ternyata perbedaan keduanya cukup jelas, baik dari segi bahan, cita rasa, hingga asal tradisinya.
Yuk, kita bahas satu per satu supaya kamu bisa lebih mengenal dua kuliner khas ini dan bahkan mencoba membuatnya di rumah!
Asal dan Latar Belakang Budaya
Ayam Opor adalah hidangan khas dari Jawa Tengah dan Jawa Barat, terutama sering hadir saat hari besar seperti Lebaran. Menu ini identik dengan suasana kebersamaan keluarga, disajikan bersama ketupat, sambal goreng kentang, dan kerupuk. Opor menjadi simbol kehangatan karena rasanya lembut dan gurih yang menenangkan.
Sementara itu, Ayam Lodho berasal dari Tulungagung dan Ponorogo, Jawa Timur. Makanan ini punya makna spiritual tersendiri karena sering dihidangkan dalam upacara adat atau selamatan. Lodho biasanya dibuat saat acara syukuran panen, kelahiran, atau khitanan, menandakan rasa syukur atas berkah yang diterima.
Perbedaan Bumbu dan Cita Rasa
Secara rasa, ayam opor cenderung gurih dan lembut. Bumbunya menggunakan kemiri, ketumbar, bawang putih, bawang merah, jahe, dan santan kental, tanpa tambahan cabai. Warnanya pun lebih pucat kekuningan karena ada kunyit, dan rasa pedas hampir tidak ada.
Berbeda dengan itu, ayam lodho punya cita rasa lebih pedas, kuat, dan berasap. Rahasianya terletak pada cara memasaknya: ayam terlebih dahulu dipanggang atau dibakar hingga sedikit gosong, baru kemudian dimasak dalam kuah santan berbumbu cabai, serai, daun jeruk, dan lengkuas. Warna kuahnya lebih gelap dan aroma bakaran ayamnya terasa khas menambah kedalaman rasa yang membuat lidah bergoyang.
Perbandingan Tekstur dan Penyajian
Tekstur ayam opor biasanya empuk dan lembut karena dimasak lama dalam santan tanpa melalui proses panggang. Kuahnya kental namun tetap halus di lidah, cocok disantap dengan lontong atau ketupat.
Sedangkan ayam lodho punya tekstur lebih berserat karena ayam yang digunakan umumnya ayam kampung. Setelah dipanggang, dagingnya dimasak kembali hingga bumbu meresap sempurna. Lodho biasanya disajikan dengan nasi gurih atau urap sayur, lengkap dengan sambal dan taburan kelapa parut yang menambah kenikmatan.
Resep Singkat Ayam Opor
Bahan utama:
- 1 ekor ayam potong sedang
- 500 ml santan kental
- 500 ml santan encer
- 6 butir bawang merah
- 4 siung bawang putih
- 3 butir kemiri, sangrai
- 1 sdt ketumbar
- 1 ruas jahe & kunyit
- 2 batang serai, daun salam, dan daun jeruk
Cara membuat:
1. Haluskan semua bumbu, lalu tumis hingga harum.
2. Masukkan ayam, aduk sampai berubah warna.
3. Tambahkan santan encer dan daun aromatik, masak hingga ayam empuk.
4. Tuang santan kental, aduk perlahan hingga kuah mengental.
5. Sajikan dengan ketupat dan sambal goreng hati atau kentang.
Resep Singkat Ayam Lodho
Bahan utama:
- 1 ekor ayam kampung, panggang hingga setengah matang
- 700 ml santan kental
- 500 ml santan encer
- 8 butir bawang merah
- 5 siung bawang putih
- 5 buah cabai merah besar
- 10 cabai rawit (atau sesuai selera)
- 2 ruas lengkuas, jahe, dan kunyit
- Serai, daun jeruk, daun salam, dan garam secukupnya
Cara membuat:
1. Haluskan semua bumbu, lalu tumis sampai wangi.
2. Masukkan ayam panggang, aduk hingga bumbu meresap.
3. Tambahkan santan encer, masak hingga daging empuk.
4. Tuang santan kental, aduk perlahan hingga kuah mengental dan berminyak.
5. Sajikan dengan nasi gurih, urap sayur, dan sambal terasi.
Filosofi di Balik Dua Hidangan
Kedua hidangan ini sama-sama melambangkan kebersamaan dan rasa syukur, hanya saja dalam konteks berbeda. Ayam opor mewakili suasana damai dan lembutnya momen keluarga, sedangkan ayam lodho mencerminkan semangat syukur dan kekuatan dalam tradisi masyarakat pedesaan Jawa Timur.
Meski sama-sama berbahan dasar ayam dan santan, opor dan lodho punya karakter yang kontras, yang satu lembut dan santai, yang satu kuat dan berani rasa. Keduanya adalah kekayaan kuliner Indonesia yang mencerminkan keanekaragaman budaya dan cita rasa daerah.
Kalau lebih suka rasa ringan, pilih ayam opor. Tapi kalau ingin tantangan rasa yang pedas dan smokey, ayam lodho jelas wajib dicoba. Apa pun pilihannya, keduanya sama-sama lezat dan penuh cerita di balik setiap suapan.