Motor dan Pejalan Kaki
Saraswati Pramita
| 21-01-2026

· Oto Team
Pernahkah Anda merasa terjebak di tengah kemacetan, bergerak pelan sementara pejalan kaki tampak melaju lancar?
Salah satu alasan utamanya adalah karena sebagian besar kota didesain untuk satu mode transportasi dominan: mobil. Namun, tren baru mulai muncul dan menantang norma ini: motor.
Motor bukan sekadar kendaraan cepat. Dengan ukuran yang lebih kompak, motor menawarkan solusi fleksibel dan hemat ruang, terutama di area kota yang memprioritaskan pejalan kaki. Lalu, bagaimana motor dan ruang pejalan kaki bisa bekerja sama untuk menciptakan kota yang lebih efisien dan nyaman? Simak penjelasannya berikut ini.
Efisiensi Ruang di Area Perkotaan
Ruang di kota modern sangatlah berharga, terutama di kawasan padat pejalan kaki. Dibandingkan mobil, motor memakan ruang jauh lebih sedikit. Artinya, lebih banyak area bisa dialokasikan untuk trotoar, jalur sepeda, atau ruang hijau. Di kota-kota seperti Kopenhagen, yang sukses memadukan jalur pejalan kaki dan sepeda, motor justru menemukan perannya dalam ekosistem transportasi tanpa membuat jalanan macet.
Alih-alih mobil yang menempati area parkir tepi jalan, motor bisa diparkir di ruang yang lebih sempit. Hal ini secara otomatis meninggalkan ruang lebih luas bagi pejalan kaki dan jalur sepeda.
- Tips: Di kota dengan lahan terbatas, dorong adanya area parkir motor khusus di dekat zona pejalan kaki agar tidak mengganggu aktivitas warga dan tetap menjaga aksesibilitas pejalan kaki.
Mengurangi Kemacetan Lalu Lintas
Motor memiliki keunggulan utama: kelincahan. Dengan ukurannya yang kecil, motor bisa menyusuri jalan yang padat dan melewati antrean panjang, yang kerap terjadi di kawasan pejalan kaki. Keunggulan ini menjadikannya solusi ideal untuk mengurangi kepadatan lalu lintas.
Di Tokyo, misalnya, motor membantu menekan tekanan jalan di jam sibuk, sehingga pejalan kaki dapat berjalan lebih nyaman tanpa terganggu kepadatan kendaraan. Di Milan, pengendara motor bahkan diizinkan menggunakan jalur bus di jam sibuk. Cara ini memastikan motor tetap efisien tanpa membuat jalanan pejalan kaki atau jalur sepeda menjadi padat.
Integrasi dalam Rencana Kota Pintar
Kota-kota modern kini mulai mengadopsi konsep "smart city" dengan teknologi untuk meningkatkan mobilitas. Motor dapat menjadi bagian penting dari rencana ini. Ukurannya yang kecil sangat cocok untuk layanan "last-mile" atau jarak terakhir dari transportasi umum ke tujuan akhir pejalan kaki.
Contohnya di Barcelona, kota yang terkenal dengan zona pejalan kaki, motor masuk dalam program mobilitas berbagi. Hal ini memudahkan warga berpindah dari stasiun metro ke area pejalan kaki tanpa harus menggunakan mobil, sehingga pergerakan lebih cepat dan ramah lingkungan.
- Saran Praktis: Jika kota Anda sedang mengembangkan transportasi pintar, dorong kebijakan yang mengintegrasikan motor dalam jaringan transportasi publik, baik melalui layanan berbagi kendaraan maupun sebagai alternatif mobil sewaan.
Meningkatkan Keamanan Pejalan Kaki
Banyak yang berpikir motor justru membahayakan pejalan kaki. Padahal, kenyataannya motor bisa meningkatkan keamanan. Dengan jejak kaki yang lebih kecil dan fleksibilitas tinggi, motor memungkinkan pergerakan di kota tanpa mengganggu jalur pejalan kaki.
Ketika motor berbagi jalan dengan mobil, mereka dapat menempati ruang yang lebih fleksibel, sehingga mengurangi interaksi berbahaya antara mobil dan pejalan kaki. Infrastruktur ramah motor, seperti jalur khusus, bahkan membuat pengendara motor lebih aman dan memudahkan pejalan kaki untuk berjalan tanpa terganggu.
Motor dan Kota Ramah Pejalan Kaki: Kombinasi Ideal
Kehadiran motor mungkin terlihat bertentangan dengan konsep ruang pejalan kaki, namun keduanya bisa saling melengkapi. Kuncinya adalah integrasi dalam desain kota, memanfaatkan ukuran motor yang compact dan kelincahannya. Dengan pendekatan ini, kota menjadi lebih efisien, terhubung, dan nyaman untuk semua penghuni.
Jadi, saat Anda melihat motor melaju di tengah kemacetan, jangan langsung menganggapnya pengganggu. Motor justru bisa menjadi pahlawan terselubung yang membantu membuat kota lebih ramah pejalan kaki, lebih hijau, dan lebih lancar untuk semua orang.